Sentra Industri Kab.Mojokerto
Pusat Informasi Potensi IKM di Kabupaten Mojokerto
Dec
7
2012
7
2012
Bedug “Langgeng” yang Lahir Di Bulan Suci Kemarin
(klik gambar untuk memperbesar tampilan)
Seiring dengan datangnya tahun baru Hijriyah 1434 H yang telah
bersama-sama kita lalui, ternyata ada unit usaha baru yang terlahir di
wilayah Kabupaten Mojokerto. Adalah kerjinan Bedug “LANGGENG” yang
berlokasi di desa Gempolkerep RT.16 RW.04 Jalan Raya Gempolkerep No.183.
Usaha ini dipimpin oleh Budi Nur Cahyo sejak 4 bulan yang lalu,
didirikan pada saat memasuki Bulan Suci Ramadhan 1433 H. Bersama
beberapa rekannya guna memenuhi kebutuhan modal awal, guru fisika dan
komputer ini yakin bisa mengembangkan usahanya berkat dukungan promosi
yang gencar ia dan teman-temannya lakukan.
Berawal dari rasa percaya diri dan adanya peluang untuk membangun
usaha, Budi menggandeng beberapa orang temannya untuk memodali usahanya.
Dalam beberapa bulan, pesanan satu persatu mulai berdatangan sehingga
perputaran uang pun sudah bisa berjalan. Untuk saat ini, Budi dibantu 12
orang untuk pengerjaan bedug atau yang biasa oleh orang Jawa disebut “jidor“.
Produk bedugnya dibuat dari kulit sapi dengan rangka dari berbagai
jenis kayu dengan ukuran diameter mulai 50 cm hingga 200 cm sesuai
pesanan. Budi percaya, asalkan ada pemesanan ia sanggup mengerjakan
berapapun ukuran bedugnya sesuai ketersediaan kulit di beberapa daerah
sekitar Mojokerto yang turut bekerja sama dengannya.

Selain mengerjakan pesanan bedug,
Budi ternyata juga mengerjakan pesanan seperti mimbar masjid, meubeler,
tempat tidur, hingga tempat tidur khusus bayi. Usaha yang lain ini
dibantu sekitar 17 orang tenaga kerja dengan tempat yang terpisah dari
lokasi pengerjaan pesanan bedug. Budi berharap adanya apresiasi terhadap
hasil karyanya. Baginya, bedug adalah wujud yang nyata yang dapat
dijadikan sebagai icon serta monumen atas suatu rekor yang dimiliki oleh
masyarakat tertentu. (ren)

Tags: kerajinan
© 2013 Sentra Industri Kab.Mojokerto. All rights reserved.
Powered by Blog.com

